Nelayan di daerah pesisir puger pada prinsipnya dibedakan menjadi tiga yakni nelayan besar dengan jumlah awak kapal antara 25 – 35 orang, nelayan sedang dengan jumlah awak kapal 20 -25 orang, dan nelayan kecil dengan jumlah awak kapal anatar 2 – 5 orang. Secara garis besar jumlah nelayan di daerah puger di dominasi oleh nelayan kecil dengan kapasitas 5 GT, dan sebagian besar dari masyarakat nelayan di puger mayoritas adalah buruh kapal yang tidak memiliki kapal sendiri. Dapat dikatakan bahwa sebagian besar nelayan tradisional yang menggunakan perahu jukung atau perahu fibreglass hidupnya belum sejahtera, bahkan tidak sedikit yang hidup dibawah garis kemiskinan. Hal ini dapat terlihat dari kondisi perekonomian dan sosial masyarakat yang belum juga menunjukkan titik terang. Masyarakat nelayan puger harus senantiasa berperang dengan kemelut dan desakan perekonomian saat musim paceklik tiba, sehingga bukan menjadi sebuah rahasia lagi jika mereka harus mengutang dan mengg...
PANCER begitu kebanyakan orang memanggilku. Aku bertempat di kecamatan puger kabupaten jember povinsi jawa timur. Aku cantik namun aku tersisih. Aku cantik namun aku dibilang kurang menarik. Aku dipandang sebelah mata karna pasirku hitam.
Daerah kawasan nelayan merupakan salah satu daerah potensial untuk membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat. Mengingat wilayah Indonesia yang notabennya adalah sebagian besar terdiri dari lautan, sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan perekonomian masyarakat yang berpusat di laut seperti nelayan memberikan sumbangan yang besar untuk pendapatan nasional maupun pendapatan perkapita. Untuk menunjang geliat perekonomian masyarakat nelayan, keberadaan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) memegang andil dan peran yang penting sebagai sarana transaksi dengan konsumen.